• Home
    • Sitemap
  • About Us
    • Career
    • Support
  • Products
  • Clients
  • Article
    • ERP Software
Pro-Int ERP
  • Introduction
  • Finance & Accounting
  • Operation
  • Production
  • Budgeting
Pro-Int Human Capital
  • Introduction
  • Basic Modules
  • Payroll Modules
  • Advance Modules
  • Self Service Application
Pro-Int PayOUTS
  • Introduction
  • Feature
Pro-Int Best
  • Introduction
  • Modules

Products

Products Pro-Int.com

Finance & Accounting

Products


Sangat penting bagi perusahaan terutama bagian keuangan untuk dapat langsung mengetahui posisi dari kas atau bank setiap saat dibutuhkan. Modul ini membantu bagian keuangan untuk mengendalikan seluruh transaksi yang berkaitan dengan pengelolaan uang, yaitu transaksi penerimaan dan pengeluaran uang tunai ataupun bank sehingga setiap saat dapat dilihat posisi keuangan perusahaan serta laporan arus kas / cash flow Statement.

Features lainnya :

1. Fasilitas untuk input dan cetak tanda terima tagihan.
2. Permintaan pembayaran atau permohonan dana dapat diinput oleh bagian yg membutuhkan dan ada fasilitas approval-nya.
3. Terintegrasi dengan modul account receivable dan account payable sehingga saldo AR dan AP dapat diketahui dengan cepat.
4. Multicurrency.




Pro-Int ERP General Ledger merupakan sarana proses pencatatan terakhir sebelum dilakukan proses penyusunan laporan keuangan. Melalui modul ini dapat dicetak Laporan Keuangan seperti Balance Sheet, Income Statement, Laporan Perubahan Kas berikut dengan analisa ratio dan Laporan keuangan lainnya. Modul ini terpadu dengan modul lainnya, oleh sebab itu pada modul ini hampir tidak ada penginputan data kecuali jurnal serba-serbi atau sering kali disebut journal voucher. Karena semua jurnal sudah dikerjakan secara otomatis pada masing-masing modul pada saat terjadinya transaksi maka dengan demikian staff accounting tidak banyak melakukan pencatatan lagi dan fungsi ini dialihkan menjadi fungsi memeriksa hasil posting dari masing-masing modul dan dapat dicocokkan dengan buktinya. Dengan demikian kebenaran data akuntansi lebih dapat dipertanggung-jawabkan.




Dengan sistem Imprest Fund digunakan untuk mencatat don mengontrol pengeluaran rutin perusahaan dalam nilai kecil seperti: biaya meterai, biaya bensin, biaya pengiriman.

Features :

1. Dapat membuat master Petty Cash yang tidak terbatas.
2. Pembatasan wewenang kasir untuk satu atau beberapa petty cash tertentu.
3. Pembatasan perkiraan yang dapat digunakan dalam transaksi pengeluaran kas kecil untuk masing-masing Petty Cash.
4. Pembatasan pusat biaya (Cost Center) yang memerlukan kas kecil untuk masing-masing petty cash.
5. Mencatat dan memonitor Bon Sementara.
6. Multi Currency.




Modul ini dimaksudkan untuk mengontrol semua aktiva tetap yang dimiliki perusahaan. Modul ini mencatat semua data aktiva tetap antara lain tanggal pembelian, nomor serial, spesifikasi, bahkan gambar dari aktiva tetap.

Features:

1. Metode penyusutan aktiva tetap : Straight Line, Double Declining Balance, Sum of the year digit method.
2.Fasilitas untuk menghitung penyusutan untuk kepentingan manajemen dan kepentingan pajak.
3. Fasilitas pencarian (searching) aktiva tetap dengan cepat.
4. Field informasi dari masing-masing kategori aktiva tetap adalah user define.
5. Fasilitas perencanaan maintenance aktiva Tetap.
6. Pendataan maintenance aktiva tetap sehingga dapat diketahui history maintenance.




Mengontrol cheque/giro yang diterima perusahaan dari pelanggan atau pihak ketiga lainnya. Modul ini menyediakan fasilitas untuk mengontrol Post Dated Cheque(PDC) sejak penerimaan PDC dari pelanggan sampai PDC disetorkan ke bank atau PDC ditukar karena kurang dan atau alasan lain.

*PDC adalah istilah lain dari chequelgiro karena rata2 cheque/giro yang diterima bertanggal mundur atau bisa dicairkan beberapa hari kemudian dari sejak diterima.




Modul ini digunakan untuk mengelola dan mengendalikan transaksi hutang dagang dengan efektif termasuk jika harus dibuatkan credit atau debit nota karena adanya pengurangan harga atau penghapusan AP dan sebagainya. Informasi mengenai saldo dan transaksi hutang dagang dapat diakses setiap saat.

Features lainnya:

1. Tampilan dalam bentuk grid dapat disimpan ke Microsoft Excell.
2. Fasilitas untuk melihat informasi sejarah  pembayaran dari suatu bukti hutang/penerimaan barang.
3. Fasilitas untuk menghapus saldo hutang dagang dibawah saldo tertentu.
4. Multi Currency.
5. Mengakomodasi 2 metode dalam integrasi dengan modal lainnya, yaitu metode langsung (direct) don metode tidak langsung (indirect).
6. Laporan don analisa hutang dagang, antara lain analisa umur hutang, mutasi hutang, kartu hutang, aporan pembayaran hutang, dan laporan hutang jatuh tempo.




Modul ini digunakan untuk mengelola dan mengendalikan seluruh transaksi piutang dagang perusahaan termasuk pengendalian credit atau debit nota karena retur penjualan dan sebagainya. Juga tersedia fasilitas pencatatan dan pengendalian Sales Advance yaitu pembayaran dimuka yang diterima dari customer untuk pemesanan barang.

Features :

1. Posisi piutang pelanggan dapat diketahui setiap saat.
2. Fasilitas buat Kredit nota dan Debit nota Piutang Dagang.
3. Kartu Piutang Dagang.
4. Mutasi Piutang Dagang dan Uang Muka Penjualan.
5. Analisa Umur Piutang Dagang dan Piutang Jatuh Tempo.
6. Tampilan dalam bentuk grid dan dapat disimpan ke Microsoft Excell.
7. Fasilitas untuk merancang format surat konfirmasi piutang dan surat penagihan yang terkait dengan data saldo piutang dagang.




Modal ini digunakan untuk mengelola Pajak Pertambahan Nilai (PPN) baik masukan, keluaran, retur penjualan dan retur pembelian sampai dengan pelaporan dan pembayaran pajaknya.

Integrasi dengan modul lain :

1. Sales & Distribution pada saat terjadi penjualan dengan PPN maka otomatis akan mengupdate data PPN tersebut menjadi Faktur Pajak Keluaran.
2. Procurement pada saat terjadi pembelian dengan PPN maka otomatis akan mengupdate data PPN tersebut menjadi Faktur Pajak Masukan.
3. Logistic jika transfer-In dan Transfer-Out antara gudang dikenakan PPN.
4. Impor untuk mencatat Faktur Pajak Masukan Import.
5. Cash Management untuk pembayaran sesuai SPM.
6. General Ledger dimana pada saat pembuatan SPM bulanan akan melakukan offset antara FPK dengan FPM.

Features :

1. Data PPN Masukan otomatis tercatat pada modul VAT saat ada transaksi pembelian yang terkena PPN yang dilakukan pada modul Procurement
2. Pengendalian Nomor seri Faktur Pajak Keluaran secara otomatis.
3. Proses SPT Masa untuk pelaporan bulanan secara cepat dan akurat
4. Mencetak SPT Masa PPN (Formulir 1195) termasuk lampiran-lampirannya, dan dapat dilihat tampilan Form SPT sesuai dengan ketentuan pajak yang belaku
5. Mencetak Surat Setoran Pajak (SSP), dan dapat dilihat tampilan SSP sesuai dengan SSP yang berlaku.


 


Setelah penyusunan laporan keuangan internal selesai dan akan menghitung pajak penghasilan badan tahunan dimana untuk penghitungan tersebut akan ada adjustment, maka adjustment tersebut akan dilakukan disini sampai didapat EBT (Earning Before Tax) kemudian dihitung PPh badan terhutang yang kemudian akan dikembalikan ke modul General Ledger.


 


Modul ini terkait dengan modul production dimana pencatatan kuantitas hasil produksi, pemakaian bahan dan work in process pada modul production akan diproses harga pokok produksinya pada modul ini. Penghitungan harga pokok produksi pada modul ini menggunakan actual cost dan dapat dibandingkan dengan standard cost.

Fitur Cost Accounting :
1. Two-Stage Allocation Process
2. Reciprocal Method
3. Perhitungan Harga Pokok Produksi dengan harga standar dan aktual.
4. Fasilitas drill-down untuk melihat perincian dari perhitungan harga pokok peroduksi
5. Perhitungan harga pokok produksi bertingkat sesuai dengan banyaknya tingkat proses produksi.

Bagi perusahaan yang menghitung harga pokok produksi berlapis-lapis (level of production) dengan sistem proses atau batch tersedia dimodul ini. Metode penghitungan harga pokok produksi pada modul ini adalah :

Modul Production

Sebelum proses cost accounting dapat dilakukan maka semua transaksi pada modul ini sudah di input dan tidak ada perubahan. Data yang harus sudah selesai di input adalah [ 1 ] Hasil produksi; [2] Catatan Produksi; [3] Pemakaian Bahan; [4] Pemakaian waktu produksi; [5] Work In Process.

Modul General Ledger

Factory Overhead dan Direct Labor akan diambil dari modul General Ledger dan jika diperlukan dapat dilakukan pembebanan dari service departemen ke production departemen (two stages cost accounting system)

Oleh modul Cost Accounting system akan dilakukan pembebanan coversion cost tersebut secara otomatis ke masing-masing catatan produksi dengan beberapa metode antara lain sesuai dengan jam produksi setiap catatan produksi.

Modul Inventory

Proses pertama kali adalah menghitung harga pokok Raw Material dengan metode Weighted-Average Method atau FIFO (pilihan perusahaan). Harga pokok raw material akan dipakai sebagai dasar pembebanan penghitungan cost accounting untuk produk - produk dengan level terendah. Setelah didapat harga pokok produk dengan level terendah, maka didapat harga pokok produk dengan level terendah itu untuk dipakai pada saat menghitung harga pokok produk dengan level diatasnya dan seterusnya.



Modul-modul pada Finance Accounting

Cash Management, General Ledger, Petty Cash, Fixed Assets, Cheque Control, Account Payable, Account Receivable, Value Added Tax, Corporate Tax, Cost Accounting

 

SUPPORT | CAREER | SITEMAP
@ 2011 Pro-Int Dinamika All Rights reserved                                                                                                                                              Customer Service +62 21 5823-108 / 109 / 110